Diduga Ditahan Tanpa Digembok, Oknum Polisi Terduga Pelaku Pemukulan Dikecam Kader HMI Cabang Majene

Oknum Polisi Terduga Pelaku Pemukulan Dikecam Kader HMI Cabang Majene
HMI Majene gelar konferensi pers terkait dugaan kejanggalan foto oknum polisi yang ditahan. (Foto: ist)

Majene99News.id — Majene kembali dihebohkan dengan beredarnya foto seorang Oknum Polisi yang diduga melakukan pemukulan terhadap kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Majene.

Terduga pemukulan yang terjadi saat puluhan kader HMI melakukan unjuk rasa didepan Rumah Jabatan Bupati Majene, beredar di Grup WhatsApp.

Dalam foto, Polisi itu memakai baju warnah kuning, celana warnah hitam berdiri didalam jeruji besi dan satu anggota Polisi berpakaian seragam lengkap diduga satuan Propam berdiri didepan ruang tahanan.

Baca Juga  Bid Humas Polda Sulbar Gelar Jumat Curhat Bersama awak media Kuatkan Kolaborasi Jaga Kamtibmas

Penahanan Oknum polisi ini adalah kelanjutan sanksi atas perbuatannya yang diduga mencederai sejumlah demonstran dari kader HMI.

Anehnya, kader HMI Cabang Majene menemukan beberapa kejanggalan dalam foto tersebut, sehingga segera melakukan konferensi pers di Kedai Tuang, Jl. Letjen Hertasning, Baurung, Lembang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Kamis (08/06/2023).

Baca Juga  2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

“Pertama, oknum Polisi tersebut tertangkap kamera sedang merokok didalam tahanan, dan yang tidak habis pikir gembok sel juga nampak tidak terkunci. Teman-teman bisa lihat sendiri,” ungkap Hendra Wahid, Ketua Umum HMI Cabang Majene.

Baca Juga  Awali 2024, Disperkim Sulbar Jadikan Penyelesaian Utang Tanah Bandara Tampa Padang Topik Utama

Menurutnya, foto itu hanya sebatas dokumentasi untuk menampik issu yang berkembang dimedia massa dan media sosial.

Hal ini dinilai tidak sejalan dengan jargon Polri PRESISI yakni responsibilitas dan transparansi berkeadilan hingga merusak nama baik Institusi Kepolisian.

Atas insiden ini, HMI meminta agar Kapolres Majene serius menindak tegas Oknum Polisi yang bertindak seperti preman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *