Tanggapi Pembunuhan Anak, Ketua Kohati Cabang Majene : Kekerasan Anak Harus Jadi Perhatian !

(Foto: ketua Kohati cabang Majene, Andi Purwanti)

Majene99News.id — Ketua Kohati Cabang Majene, Adi Purwanti angkat bicara terkait kasus pembunuhan gadis berumur 16 tahun di mamuju yang dilakukan oleh seorang lelaki yang tidak bertanggung jawab.

Dimana sebelumnya Senin (12/6/2023) warga di kecamatan Simboro Kabupaten Mamuju digemparkan dengan penemuan mayat di muara kecil dekat Jalan Arteri Kelurahan Rangas.

Diketahui korban tersebut berjenis kelamin perempuan nampak dari pakaian dan postur tubuhnya, saat korban di evakuasi.

Baca Juga  LP3MI Sulbar Koordinasi ke Bawaslu Sulbar, Jelang Tahapan Krusial Pemilu

Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Jamaluddin, kepada wartawan mengatakan, mayat berjenis kelamin perempuan itu ditemukan oleh saksi saat hendak memancing tadi siang, katanya.

Melihat kasus diatas sampai kepada hilangnya nyawa seseorang merupakan kejadian yang sangat disayangkan, mirisnya korban mengalami kekerasan sebelum terbunuh.

Kasus ini harusnya sudah bisa menjadi perhatian Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( DP3A), entah itu di tingkat daerah ataupun provinsi, Undang-Undang Tingkat Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) yang harusnya sudah mampu menjadi rujukan dalam setiap kasus terkait kekerasan atau pelecehan apapun jenisnya.

Baca Juga  Dinilai kurang Tepat, Renovasi Bangunan Pasar Lama Pellatoang Menuai Kritikan

“Kami harapkan, DP3A bisa lebih responsif dan aktif dalam mensosialisasikan UU TPKS karena itu salah satu pegangan kita dalam memperjuangkan hak perempuan yang telah di rampas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.” tutur wanita yang dikenal sebagai aktivis kemanusiaan itu.

Baca Juga  BreakingNews: Kadis dan Kontraktor di Mamuju Dilaporkan Terjaring OTT Polda Sulbar

Lanjutnya lagi, “kehilangan nyawa manusia bukan tragedi biasa atau bahan tontonan yang harus menjadi perhatian belaka, apalagi dalam kasus ini korbannya adalah perempuan,” Tegasnya.

( Ketua Kohati Majene, Adi Purwanti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *