Membawa Parang, Terduga Perampok dan Penjahat Kelamin Membuat Panik Mahasiswi

Iin Andriani Mahasiswi kakak Korban Sekaligus Saksi Mata Aksi Terduga Pelaku Kejahatan ( Foto: paceko kreatif)

Majene-MATASULBAR.COM — Tanggal (3/6/2023) Sekitar pukul setengah tiga malam terjadi percobaan pembobolan di asrama putri pasangkayu, beruntungnya pelaku tidak berhasil,

Setelah gagal oknum yang diduga bermaksud jahat itu, mencoba berpindah tempat ke kos putri rabbani yang jaraknya tidak terlalu jauh, tepat pukul 4.30 disaksikan langsung Iin Andriani salah satu penghuni kos yang juga mahasiswi Unsulbar angkatan VIII.

Baca Juga  Papa Pina Nelayan Asal Pamboang yang Hilang, Begini Kabar Terbarunya

“Iya saya melihat langsung seseorang bersembunyi di samping saya, dengan pelan membuka tas dan mengambil uang sebesar 250 ribu milik adik saya Cindar untuk sewa mobil pulang kampung, tidak lama setelah mengambil uang tersebut, pelaku berbaring dan menyalakan handphone sambil tangannya memegang bagian celananya,” tuturnya.

Lanjutnya lagi “Karena saya takut terjadi hal- hal yang tidak diinginkan saya dan adik saya berteriak, sontak pelaku tersebut membuka pintu lalu berlari keluar, sempat kembali memukul saya sampai saya melawan dan terjatuh tapi saya tetap teriak akhirnya pelaku melarikan diri,terangnya.

Baca Juga  Gelar Kegiatan Reses, H.Itol Syaiful Tonra Berjanji Komitmen Menjaring Aspirasi Masyarakat

Yakub mahasiswa dari pasangkayu memberi keterangan bahwa ia sempat berpapasan dengan pelaku bahkan sempat disenter bagian wajahnya tapi pelaku selalu tunduk dan tidak perlihatkan wajahnya,

Baca Juga  Penerimaan Hadiah Perlombaan 17 Agustus di Kelurahan Lembang

Dan ancaman serius karena ternyata terduga membekali diri dengan parang, sempat ditanya’ kenapa bawak parang, pelaku menjawab tidak jelas dan menggunakan bahasa daerah,

“Saya hanya bertanya malah diancam dan dikejar menggunakan parang yang dipegang pelaku, setelah yakub lari pelaku mengarah ke motornya dan melarikan diri,” tutup Yakub.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *